Tips Begini Cara Dekat dengan Atasan Tanpa Menjilat


Membangun dan membina hubungan baik dengan atasan di tempat kerja merupakan salah satu kunci sukses berkarier. Dekat dengan atasan, dalam artian memiliki hubungan kerja yang baik dan profesional, sudah pasti memiliki berbagai macam keuntungan. Contoh keuntungan yang bisa Anda rasakan antara lain kesempatan promosi lebih besar, diberikan kepercayaan lebih, hingga dukungan untuk berkembang di karier selanjutnya. 

Di dunia kerja zaman now, ada banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk membangun hubungan baik dengan atasan atau bos di tempat Anda bekerja. Hal yang terpenting adalah lakukan PDKT alias pendekatan dengan cara-cara yang alami dan positif. 

Tapi bagaimana cara membangun hubungan baik dengan atasan di tempat kerja tanpa menimbulkan persepsi ‘menjilat’?

1. Berikan Pujian Saat Menerima Arahan

Memuji bisa jadi salah satu cara untuk mengambil hati atasan. Dengan catatan, jangan memuji berlebihan dan pastikan timing-nya tepat. Contoh waktu yang pas memberikan pujian yaitu ketika Anda sedang menerima arahan atau mendapat nasihat/tips seputar pekerjaan dari atasan. Lontarkan kalimat pujian yang sesuai, dan ucapkan terima kasih atas ilmu yang diberikan dengan tulus. Pujian yang sesuai dan tulus tentu akan membuat atasan menjadi happy dan merasa dihargai. Secara tidak langsung, cara ini merupakan hal yang positif sebab Anda menjadikan atasan sebagai sosok inspiratif dan panutan dalam perkembangan karir Anda. Namun, hal yang terpenting adalah jangan lupa untuk selalu tingkatkan kemampuan dan terapkan tips/nasihat baik dari atasan untuk peningkatan karier. Jaga tindakan dan performa kinerja Anda dengan baik. Jangan sampai Anda kebanyakan memuji dan meminta nasihat tapi kinerja dan skills Anda underperform.

2. Berikan Performa Maksimal dalam Bekerja 

Terkadang cara terbaik dan alami untuk mendekatkan diri dengan atasan adalah dengan memberikan performa kerja sebaikmungkin. Mulai terapkan manajemen waktu kerja yang baik agar Anda bisa produktif dan menyelesaikan pekerjaan dengan baik. Buktikan kepada atasan Anda bahwa Anda mampu mengerjakan tugas yang diberikan dengan rapi sesuai deadline atau bahkan lebih cepat. Percayalah, cara ini dapat membuat Anda mendapat perhatian dan disukai oleh atasan tanpa Anda sadari. Mulai sekarang, cobalah untuk selalu bekerja dengan baik, dan berikan performa maksimal dalam pekerjaan Anda.

3. Dengar dan Jadikan Referensi 

Menjadi pendengar yang baik bisa membuat Anda lebih dekat dengan atasan. Semisal, ketika atasan memberikan arahan atau mengucapkan sesuatu yang penting di suatu rapat, cobalah untuk memperhatikan perkataan beliau dengan saksama, dan bila perlu catat poin-poin pentingnya agar tak lupa. Lalu, jadikan ucapan atau perkataan atasan Anda sebagai referensi Anda. Semisal Anda sedang melakukan presentasi. Besar kemungkinan, beliau akan ingat dan menyukainya karena hal ini menunjukkan bahwa Anda adalah pendengar yang baik. Secara alami, Anda berpotensi membuat atasan terkesan dan ingin mengetahui Anda lebih dekat lagi dengan cara ini. Sebab, Anda dapat mengingat perkataan yang diucapkan atasan Anda, yang mungkin saja tidak diingat oleh karyawan lainnya.

4. Hindari Oversharing 

Akan sangat menyenangkan apabila Anda bisa berbagi pendapat dan berkomunikasi dengan lancar dengan atasan Anda. Tapi ingat, jangan oversharing alias kebablasan. Hindari menjadi sosok karyawan yang oversharing informasi tanpa fakta dan data yang jelas. Terlebih jika obrolan yang menjerumus ke hal negatif seperti menjelekkan perusahaan atau pegawai lainnya. Tetap terapkan etika yang baik dengan atasan Anda. Jangan sampai Anda dipandang sebagai pribadi yang dipandang suka bergosip. Berbagi informasi dan pendapat tentang hal yang membangun untuk karir atau kemajuan perusahaan justru akan menjadi hal positif bagi Anda untuk mendapat kepercayaan dari atasan.

5. Cobalah Ajak Bicara Santai di Luar Pekerjaan 

Tidak setiap percakapan dengan atasan harus tentang pekerjaan. Kenyataannya, kita juga tidak ingin berbicara tentang pekerjaan melulu bukan? Berbicara dengan atasan soal hal-hal yang santai juga terkadang bisa menjadi ice breaker untuk menjadi lebih akrab. Saat ada kesempatan untuk berbicara santai dengan atasan, ikuti saja alur pembicaraan sesuai dengan apa yang dia katakan. 

Biarkan dia memilih topik-topik pembicaraan yang ingin dibahas supaya kita mengetahui hal-hal apa yang disukai. Sehingga ketika kamu memiliki kesempatan lain, gunakan topik tersebut sebagai pembuka pembicaraan supaya lebih akrab. Jadi Diri Sendiri dan Tahu Batasan Pada akhirnya, hal yang terpenting adalah menjadi diri sendiri dan tidak memaksakan diri untuk dekat dengan atasan.

Ingat untuk selalu tahu batasan antara kamu dan atasan supaya hubungan tidak menjadi canggung namun tetap bisa baik di masa depan. Jangan lupa untuk terus tingkatkan skills dan berikan performa terbaik saat bekerja agar karier Anda makin sukses.

0 komentar:

Posting Komentar